Jajak Pendapat
Apakah Informasi yang tersaji pada Website Dinas Perindustrian & Perdagangan Kota Denpasar, bermanfaat bagi Anda?
Profil

TUPOKSI DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN



WALIKOTA DENPASAR

PROVINSI BALI

 

PERATURAN WALIKOTA DENPASAR

 

NOMOR 13 TAHUN 2017

 

TENTANG

URAIAN TUGAS JABATAN DINAS DAERAH

 

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

 

WALIKOTA DENPASAR,

 

Menimbang :    bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 11 Peraturan Walikota Denpasar Nomor 44 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Daerah Kota Denpasar, perlu menetapkan Peraturan Walikota tentang Uraian Tugas Jabatan Dinas Daerah Kota Denpasar;

 

Mengingat   :    1.  Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1992 tentang Pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Denpasar (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 9, Tambahan Lembaran Negara  Republik Indonesia Nomor  3465 );

2.   Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);

3.   Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5496);

4.   Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

5.   Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887);

6.   Peraturan Daerah Kota Denpasar Nomor8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah(Lembaran Daerah Kota Denpasar Tahun 2016 Nomor8, Tambahan Lembaran Daerah Kota Denpasar Nomor8);

7.   Peraturan Walikota Denpasar Nomor 44 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Daerah Kota Denpasar (Berita Daerah Kota Denpasar Tahun 2016 Nomor 44).

 

 

MEMUTUSKAN  :

 

Menetapkan     :    PERATURAN WALIKOTA TENTANG URAIAN TUGAS JABATAN DINAS DAERAH 

 

 

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

 

Dalam Peraturan Walikota ini, yang dimaksud dengan :

1.       Kota adalah Kota Denpasar.

2.       Pemerintah Kota adalah Pemerintah Kota Denpasar.

3.       Walikota adalah Walikota Denpasar.

4.       Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Kota Denpasar.

5.       Dinas Daerah adalah Dinas-dinas Daerah Kota Denpasar.

6.       Satuan Polisi Pamong Praja yang selanjutnya disingkat Satpol PP adalah sebutan Dinas Daerah yang menyelenggarakan Sub Urusan Ketentraman dan Ketertiban Umum.

7.       Kepala Dinas adalah Kepala – Kepala Dinas Daerah Kota Denpasar  yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah.

8.       Kepala Satuan Polisi Pamong Praja yang selanjutnya disingkat Kasat Pol PP adalah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah.

9.       Sekretaris Dinas/Satuan Polisi Pamong Praja adalah nama jabatan pimpinan Sekretariat dilingkungan Dinas Daerah/Satpol PP yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas/Kasat Pol PP.

10.    Kepala Bidang adalah nama jabatan pimpinan Bidang dilingkungan Dinas Daerah/Satpol PP yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas/Kasat Pol PP.

11.    Kepala Sub Bagian adalah nama jabatan pimpinan Sub Bagian pada Sekretariat dilingkungan Dinas Daerah/Satpol PP yang berada dibawah  dan  bertanggung jawab kepada Sekretaris melalui Sekretaris.

12.    Kepala Seksi adalah nama jabatan pimpinan Seksi pada Bidang dilingkungan Dinas Daerah/Satpol PP yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang.

13.    Unit Pelaksana Teknis Dinas yang selanjutnya disingkat UPTD adalah unsur pelaksana kegiatan teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang tertentu.

14.    Kepala UPTD adalah nama jabatan pimpinan UPTD yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas melalui Kepala Bidang.

15.    Kepala Sub Bagian UPTD adalah nama jabatan pimpinan Sub Bagian pada UPTD yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala UPTD.

16.    Tim Teknis adalah tim yang dibentuk dalam rangka menunjang kelancaran pelaksanaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu;

17.    Jabatan Fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggungjawab, wewenang, dan hak seseorang Pegawai Negeri Sipil dalam rangka menjalankan tugas pokok dan fungsi keahlian dan/atau ketrampilan untuk mencapai tujuan.

 

 

BAB II

URAIAN  TUGAS

Bagian Keempatbelas

Dinas Perindustrian dan Perdagangan

Paragraf 1

Kepala Dinas

Pasal  216

 

(1)   Kepala Dinas mempunyai tugas :

a.     menetapkan program kerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan berdasarkan Rencana Strategis Dinas sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b.     mengoordinasikan pelaksanaan tugas di lingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan sesuai dengan program yang telah ditetapkan dan kebijakan pimpinan agar target kerja tercapai sesuai rencana;

c.     membina bawahan di lingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan dengan cara mengadakan rapat/pertemuan dan bimbingan secara berkala agar diperoleh kinerja yang diharapkan;

d.     mengarahkan pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan sesuai dengan tugas, tanggung jawab, permasalahan, dan hambatan serta ketentuan yang berlaku untuk ketepatan dan kelancaran pelaksanaan tugas;

e.      merumuskan kebijakan teknis Bidang Perindustrian dan Perdagangan berdasarkan kewenangan yang ada sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

f.       meyelenggarakan pelayanan umum, urusan Perindustriandan Perdaganganyang meliputi Bidang Industri Kerajinan, Aneka dan Sandang, Bidang Industri Logam Mesin Elektronika Telematika dan Agro, Bidang Perdagangan, dan Bidang Metrologi dan Tertib Niaga sesuai ketentuan yang berlaku untuk meningkatkan daya saing industri kecil dan menengah;

g.      melaksanakan pembinaan kesekretariatan sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk terciptanya tertib administrasi dan kelancaran pelaksanaan tugas;

h.     mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan dengan cara membandingkan antara program kerja dan kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bahan laporan kegiatan dan rencana kerja yang akan datang;

i.      menyusun laporan pelaksanaan tugas di lingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan sesuai dengan kegiatan yang telah dilaksanakan secara berkala sebagai akuntabilitas kinerja; dan

j.      melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan pimpinan baik lisan maupun tertulis.

 

(2)   Kepala Dinas dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah.

 

 

Paragraf 2

Sekretariat

Pasal  217

 

(1)   Sekretariat mempunyai tugas :

a.      menyusun rencana operasional di lingkungan Sekretariat berdasarkan rencana program Dinas Perindustrian dan Perdaganganserta petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b.     mendistribusikan tugas kepada Kepala Sub Bagian di lingkungan Sekretariat sesuai dengan tugas pokok dan tanggung jawab yang ditetapkan agar tugas yang diberikan dapat dijalankan efektif dan efisien;

c.      memberi petunjuk pelaksanaan tugas kepada Kepala Sub Bagian di lingkungan Sekretariat sesuai peraturan dan prosedur yang berlaku agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan tugas;

d.     menyelia pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Sekretariat secara berkala sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk mencapai target kinerja yang diharapkan;

e.      mengoordinasikan penyusunan rencana operasional dan penyelenggaraan tugas – tugas Bidang serta memberikan pelayanan administratif sesuai dengan program kerja yang telah ditetapkan agar target kerja tercapai;

f.       mengoordinasikan, menghimpun dan menyusun Perencanaan dan Evaluasi sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku sebagai pedoman penyusunan program dan kegiatan Dinas;

g.      mengoordinasikan penyusunan usulan RKA/DPA sesuai dengan Rencana Strategis sebagai bahan usulan rencana kegiatan tahunan;

h.     melaksanakan urusan Perencanaan, Data dan Pelaporan sesuai dengan Bidang tugas sebagai dasar untuk penyusunan program Dinas;

i.       mengoreksi laporan kegiatan dan kinerja Dinas sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku sebagai  bahan laporan pertanggungjawaban;

j.       melaksanakan urusan Keuangan sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk terciptanya tertib administrasi keuangan;

k.     melaksanakan urusan Umum, Perlengkapan dan Rumah Tangga serta melaksanakan pengawasan aset sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk kelancaran pelaksanaan tugas;

l.       melaksanakan urusan Kepegawaian berdasarkan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk terciptanya tertib administrasi kepegawaian;

m.  mengevaluasi pelaksanaan tugas Sekretariat dengan cara membandingkan antara rencana operasional dan tugas-tugas yang telah dilaksanakan sebagai bahan laporan kegiatan dan rencana yang akan datang;

n.  membuat laporan pelaksanaan tugas Sekretariat sesuai dengan tugas yang telah dilaksanakan secara berkala sebagai akuntabilitas Sekretariat; dan

o.   melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan pimpinan baik lisan maupun tertulis.

 

(2)   Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.

 

 

Pasal  218

 

Sekretariat terdiri dari :

a.    Sub Bagian Perencanaan, Data dan Pelaporan;

b.    Sub Bagian Keuangan; dan

c.     Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.

 

Pasal  219

 

(1)   Sub Bagian Perencanaan, Data dan Pelaporanterdiri dari :

a.      merencanakan kegiatan Sub Bagian Perencanaan, Data dan Pelaporanberdasarkan rencana operasional Sekretariat dan ketentuan yang berlaku sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b.     mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas Sub Bagian Perencanaan, Data dan Pelaporan;

c.     membimbing pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Sub Bagian Perencanaan, Data dan Pelaporansesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;

d.     memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan Sub Bagian Perencanaan, Data dan Pelaporansesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku agar terhindar dari kesalahan;

e.      menyiapkan bahan penyusunan Rencana Strategis sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku sebagai pedoman penyusunan program dan kegiatan Dinas;

f.       menghimpun usulan RKA/DPA sesuai dengan Rencana Strategis sebagai bahan usulan rencana kegiatan tahunan;

g.      menyusun Laporan Kinerja Dinas sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku sebagai bahan pertanggungjawaban;

h.     menyiapkan data        Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), Standar Operasional Prosedur (SOP) sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku sebagai bahan laporan pertanggungjawaban;

i.       menyusun laporan realisasi fisik dan keuangan program serta kegiatan sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku sebagai bahan laporan pertanggungjawaban;

j.       melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) program dan kegiatan sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku sebagai bahan penyusunan program dan kegiatan yang akan datang;

k.     melaksanakan pengumpulan, analisis dan penyajian data berdasarkan kebutuhan dan prosedur yang berlaku sebagai bahan penyusunan rencana kerja;

l.       melaksanakan pengelolaan sub domain sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku sebagai sarana pengaduan dan bahan informasi;

m.   mengevaluasi pelaksanaan tugas di lingkungan Sub Bagian Perencanaan, Data dan Pelaporandengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja dimasa mendatang;

n.    menyusun laporan pelaksanaan tugas di lingkungan Sub Bagian Perencanaan, Data dan Pelaporansesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku untuk pertanggungjawaban dan rencana yang akan datang; dan

o.     melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan baik lisan maupun tertulis.

 

(2)   Sub Bagian Keuanganmempunyai tugas :

a.     merencanakan kegiatan Sub Bagian Keuanganberdasarkan rencana operasional Sekretariat dan ketentuan yang berlaku sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b.     mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas Sub Bagian Keuangan;

c.     membimbing pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Sub Bagian Keuangansesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;

d.     memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan Sub Bagian Keuangansesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku agar terhindar dari kesalahan;

e.      menyusun rencana Anggaran Belanja Tidak Langsung sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar pelaksanaan belanja pegawai yang akuntabel;

f.       melaksanakan pengelolaan Penatausahaan Keuangan sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku dan pedoman yang telah ditetapkan untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel;

g.      menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan di lingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk mewujudkan penatausahaan keuangan yang akuntabel;

h.    mengevaluasi pelaksanaan tugas di lingkungan Sub Bagian Keuangandengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja dimasa mendatang;

i.      menyusun laporan pelaksanaan tugas di lingkungan Sub Bagian Keuangansesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku untuk pertanggungjawaban dan rencana yang akan datang; dan

j.      melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan baik lisan maupun tertulis.

 

(3)   Sub Bagian Umum dan Kepegawaianmempunyai tugas :

a.      merencanakan kegiatan Sub Bagian Umum dan Kepegawaianberdasarkan rencana operasional Sekretariat dan ketentuan yang berlaku sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b.     mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;

c.     membimbing pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Sub Bagian Umum dan Kepegawaiansesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;

d.     memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan Sub Bagian Umum dan Kepegawaiansesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku agar terhindar dari kesalahan;

e.      menyiapkan data, rencana kebutuhan dan laporan kepegawaian serta melakukan upaya-upaya peningkatan kualitas pegawai dilingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk mewujudkan sistem pengelolaan administrasi kepegawaian;

f.       melaksanakan urusan surat-menyurat dan penggandaan naskah dinas sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar terciptanya tertib administrasi;

g.      menyiapkan rencana kebutuhan barang unit serta pengelolaan urusan rumah tangga dan perlengkapan kantor sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk kelancaran pelaksanaan tugas;

h.     melaksanakan urusan Administrasi Perjalanan Dinas dan penerimaan tamu sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk kelancaran pelaksanaan tugas;

i.      mengevaluasi pelaksanaan tugas di lingkungan Sub Bagian Umum dan Kepegawaiandengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja dimasa mendatang;

j.      menyusun laporan pelaksanaan tugas di lingkungan Sub Bagian Umum dan Kepegawaiansesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku untuk pertanggungjawaban dan rencana yang akan datang; dan

k.     melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan baik lisan maupun tertulis.

 

(4)   Masing-masing Sub Bagian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris.

 

 

Paragraf 3

Bidang – Bidang

Pasal 220

 

(1)   Bidang Industri Kerajinan, Aneka dan Sandangmempunyai tugas :

a.     menyusun rencana operasional di lingkungan Bidang Industri Kerajinan, Aneka dan Sandangberdasarkan rencana program Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b.     mendistribusikan tugas kepada Kepala Seksi di lingkungan Bidang Industri Kerajinan, Aneka dan Sandangsesuai dengan tugas pokok dan tanggung jawab yang ditetapkan agar tugas yang diberikan dapat dijalankan efektif dan efisien;

c.     memberi petunjuk pelaksanaan tugas kepada Kepala Seksi di lingkungan Bidang Industri Kerajinan, Aneka dan Sandangsesuai peraturan dan prosedur yang berlaku agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan tugas;

d.     menyelia pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Bidang Industri Kerajinan, Aneka dan Sandangsecara berkala sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk mencapai target kinerja yang diharapkan;

e.        mengoordinasikan kegiatan seksi industri kerajinan, seksi industri aneka dan seksi industri sandang sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar meningkatnya kualitas dan kuantitas Industri Kecil dan Menengah;

f.         mengevaluasi pelaksanaan tugas Bidang Industri Kerajinan, Aneka dan Sandangdengan cara membandingkan antara rencana operasional dan tugas-tugas yang telah dilaksanakan sebagai bahan laporan kegiatan dan rencana yang akan datang;

g.     membuat laporan pelaksanaan tugas Bidang Industri Kerajinan, Aneka dan Sandangsesuai dengan tugas yang telah dilaksanakan secara berkala sebagai akuntabilitas Bidang Industri Kerajinan, Aneka dan Sandang; dan

h.    melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan pimpinan baik lisan maupun tertulis.

 

(2)   Bidang Industri Kerajinan, Aneka dan Sandangdipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris.

 

Pasal 221

 

Bidang Industri Kerajinan, Aneka dan Sandangterdiri dari:

a.        Seksi Industri Kerajinan;

b.       Seksi Industri Aneka; dan

c.        Seksi Industri Sandang.

 

Pasal  222

 

(1)   Seksi Industri Kerajinanmempunyai tugas :

a.     merencanakan kegiatan Seksi Kerajinanberdasarkan rencana operasional Bidang Industri Kerajinan, Aneka dan Sandangsertaketentuan yang berlaku sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b.     mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas Seksi Kerajinan;

c.     membimbing pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Seksi Kerajinansesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;

d.     memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan Seksi Kerajinansesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku agar terhindar dari kesalahan;

e.      memberikan bimbingan teknis produksi, diversifikasi produk dan mutu produksi sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan daya saing Industri Kecil dan Menengah di bidang Industri Kerajinan;

f.       memberikan rekomendasi Izin Usaha Industri (IUI), Izin Perluasan Usaha Industri (IPUI), Izin Usaha Kawasan Industri  (IUKI), dan Izin Perluasan Kawasan Industri (IPKI) bagi industri kecil dan menengah sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar terwujudnya tertib administrasi di bidang Industri Kerajinan;

g.      memberikan bantuan alat dan bahan dalam pembinaan dan pengembangan industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan kemampuan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di bidang Industri Kerajinan;

h.     menyiapkan bahan dan petunjuk bimbingan teknis peningkatan keterampilan pengusaha industri kerajinan sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;

i.       memberikan bimbingan manajemen pengelolaan usaha industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan kemampuan usaha di bidang Industri Kerajinan;

j.       memberikan bimbingan teknis bagi IKM sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan kemampuan dan produktifitas IKM di bidang Industri Kerajinan;

k.     mengoordinasikan dan memfasilitasi, memberikan informasi kemitraan antara industri kecil, menengah dan besar sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar terjalin kemitraan usaha di bidang Industri Kerajinan;

l.       mengelola Denpasar Desain Center (DDC) meliputi pelayanan teknis, memelihara mesin dan peralatan, membuat sample barang yang berorientasi pasar dan menerima jasa pembuatan barang hasil industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk menunjang dan membantu pengembangan desain untuk IKM di bidang Industri Kerajinan;

m.    memberikan motivasi kepada pengusaha industri dalam pengembangan usaha melalui inovasi dan penerapan teknologi sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar tercapainya peningkatan mutu Industri Kerajinan;

n.     melaksanakan pengawasan dan peningkatan mutu produksi melalui pembinaan dan penerapan manajemen partisipatif sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk stabilitas mutu agar daya saing meningkat di bidang Industri Kerajinan;

o.      membentuk dan memelihara gugus kendali mutu perusahaan yang telah terbentuk melalui klinik gugus kendali mutu (GKM) sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk merawat GKM perusahaan agar berkelanjutan di bidang Industri Kerajinan;

p.     menerapkan standar mutu produksi melalui pembinaan ISO dan SNI sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk menjamin standar produk agar persaingan usaha sehat tercapai di bidang Industri Kerajinan;

q.      melaksanakan monitoring dan menyusun laporan informasi industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk mengetahui tingkat perkembangan industri agar mudah diakses masyarakat di bidang Industri Kerajinan;

r.      mengevaluasi pelaksanaan tugas di lingkungan Seksi Kerajinandengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja dimasa mendatang;

s.     menyusun laporan pelaksanaan tugas di lingkungan Seksi Kerajinansesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku untuk pertanggungjawaban dan rencana yang akan datang; dan

t.      melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan baik lisan maupun tertulis.

 

(2)   Seksi Industri Aneka mempunyai tugas :

a.     merencanakan kegiatan Seksi Aneka berdasarkan rencana operasional Bidang Industri Kerajinan, Aneka dan Sandangsertaketentuan yang berlaku sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b.     mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas Seksi Industri Aneka;

c.     membimbing pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Seksi Aneka sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;

d.     memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan Seksi Aneka sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku agar terhindar dari kesalahan;

e.      memberikan bimbingan teknis produksi, diversifikasi produk dan mutu produksi sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan daya saing Industri Kecil dan Menengah di bidang Industri Aneka;

f.       memberikan rekomendasi Izin Usaha Industri (IUI), Izin Perluasan Usaha Industri (IPUI), Izin Usaha Kawasan Industri  (IUKI), dan Izin Perluasan Kawasan Industri (IPKI) bagi industri kecil dan menengah sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar terwujudnya tertib administrasi di bidang Industri Aneka;

g.      memberikan bantuan alat dan bahan dalam pembinaan dan pengembangan industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan kemampuan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di bidang Industri Aneka;

h.     menyiapkan bahan dan petunjuk bimbingan teknis peningkatan keterampilan pengusaha industri aneka sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;

i.       memberikan bimbingan manajemen pengelolaan usaha industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan kemampuan usaha di bidang Industri Aneka;

j.       memberikan bimbingan teknis bagi IKM sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan kemampuan dan produktifitas IKM di bidang Industri Aneka;

k.     mengoordinasikan dan memfasilitasi, memberikan informasi kemitraan antara pengusaha kecil, menengah dan besar sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar terjalin kemitraan usaha di bidang Industri Aneka;

l.       mengelola Denpasar Desain Center (DDC) meliputi pelayanan teknis, memelihara mesin dan peralatan, membuat sample barang yang berorientasi pasar dan menerima jasa pembuatan barang hasil industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk menunjang dan membantu pengembangan desain untuk IKM di bidang Industri Aneka;

m.    memberikan motivasi kepada pengusaha industri dalam pengembangan usaha melalui inovasi dan penerapan teknologi sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar tercapainya peningkatan mutu Industri Aneka;

n.     melaksanakan pengawasan dan peningkatan mutu produksi melalui pembinaan dan penerapan manajemen partisipatif sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk stabilitas mutu agar daya saing meningkat di bidang Industri Aneka;

o.      membentuk dan memelihara gugus kendali mutu perusahaan yang telah terbentuk melalui klinik gugus kendali mutu (GKM) sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk merawat GKM perusahaan agar berkelanjutan di bidang Industri Aneka;

p.     menerapkan standar mutu produksi melalui pembinaan ISO dan SNI sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk menjamin standar produk agar persaingan usaha sehat tercapai di bidang Industri Aneka;

q.      melaksanakan monitoring dan menyusun laporan informasi industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk mengetahui tingkat perkembangan industri agar mudah diakses masyarakat di bidang Industri Aneka;

r.      mengevaluasi pelaksanaan tugas di lingkungan Seksi Industri Aneka dengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja dimasa mendatang;

s.     menyusun laporan pelaksanaan tugas di lingkungan Seksi Industri Aneka sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku untuk pertanggungjawaban dan rencana yang akan datang; dan

t.      melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan baik lisan maupun tertulis.

 

(3)   Seksi Industri Sandangmempunyai tugas :

a.     merencanakan kegiatan Seksi Sandangberdasarkan rencana operasional Bidang Industri Kerajinan, Aneka dan Sandangsertaketentuan yang berlaku sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b.     mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas Seksi Industri Sandang;

c.     membimbing pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Seksi Industri Sandang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;

d.     memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan Seksi Industri Industri Sandang sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku agar terhindar dari kesalahan;

e.      memberikan bimbingan teknis produksi, diversifikasi produk dan mutu produksi sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan daya saing Industri Kecil dan Menengah di bidang Industri Sandang;

f.       memberikan rekomendasi Izin Usaha Industri (IUI), Izin Perluasan Usaha Industri (IPUI), Izin Usaha Kawasan Industri  (IUKI), dan Izin Perluasan Kawasan Industri (IPKI) bagi industri kecil dan menengah sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar terwujudnya tertib administrasi di bidang Industri Sandang;

g.      memberikan bantuan alat dan bahan dalam pembinaan dan pengembangan industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan kemampuan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di bidang Industri Sandang;

h.     menyiapkan bahan dan petunjuk bimbingan teknis peningkatan keterampilan pengusaha industri sandang sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;

i.       memberikan bimbingan manajemen pengelolaan usaha industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan kemampuan usaha di bidang Industri Sandang;

j.       memberikan bimbingan teknis bagi IKM sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan kemampuan dan produktifitas IKM di bidang Industri Sandang;

k.     mengoordinasikan dan memfasilitasi, memberikan informasi kemitraan atara pengusaha kecil, menengah dan besar sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar terjalin kemitraan usaha di bidang Industri Sandang;

l.       mengelola Denpasar Desain Center (DDC) meliputi pelayanan teknis, memelihara mesin dan peralatan, membuat sample barang yang berorientasi pasar dan menerima jasa pembuatan barang hasil industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk menunjang dan membantu pengembangan desain untuk IKM di bidang Industri Sandang;

m.    memberikan motivasi kepada pengusaha industri dalam pengembangan usaha melalui inovasi dan penerapan teknologi sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar tercapainya peningkatan mutu Industri Sandang;

n.     melaksanakan pengawasan dan peningkatan mutu produksi melalui pembinaan dan penerapan manajemen partisipatif sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk stabilitas mutu agar daya saing meningkat di bidang Industri Sandang;

o.      membentuk dan memelihara gugus kendali mutu perusahaan yang telah terbentuk melalui klinik gugus kendali mutu (GKM) sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk merawat GKM perusahaan agar berkelanjutan di bidang Industri Sandang;

p.     menerapkan standar mutu produksi melalui pembinaan ISO dan SNI sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk menjamin standar produk agar persaingan usaha sehat tercapai di bidang Industri Sandang;

q.      melaksanakan monitoring dan menyusun laporan informasi industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk mengetahui tingkat perkembangan industri agar mudah diakses masyarakat di bidang Industri Sandang;

r.      mengevaluasi pelaksanaan tugas di lingkungan Seksi Sandang dengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja dimasa mendatang;

s.     menyusun laporan pelaksanaan tugas di lingkungan Seksi Sandang sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku untuk pertanggungjawaban dan rencana yang akan datang; dan

t.      melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan baik lisan maupun tertulis.

 

(4)   Masing-masing Seksi dipimpin oleh Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Industri Kerajinan, Aneka dan Sandang.

 

Pasal 223

 

(1)   Bidang Industri Logam Mesin Elektronika Telematika dan Agromempunyai tugas :

a.    menyusun rencana operasional di lingkungan Bidang Industri Logam Mesin Elektronika Telematika dan Agroberdasarkan rencana program Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b.   mendistribusikan tugas kepada Kepala Seksi di lingkungan Bidang Industri Logam Mesin Elektronika Telematika dan Agro sesuai dengan tugas pokok dan tanggung jawab yang ditetapkan agar tugas yang diberikan dapat dijalankan efektif dan efisien;

c.    memberi petunjuk pelaksanaan tugas kepada Kepala Seksi di lingkungan Bidang Industri Logam Mesin Elektronika Telematika dan Agro sesuai peraturan dan prosedur yang berlaku agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan tugas;

d.   menyelia pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Bidang Industri Logam Mesin Elektronika Telematika dan Agro secara berkala sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk mencapai target kinerja yang diharapkan;

e.    mengoordinasikan kegiatan seksi industri logam dan mesin, seksi industri elektronika dan telematika, dan seksi industri agro sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar meningkatnya kualitas dan kuantitas Industri Kecil dan Menengah;

f.     mengevaluasi pelaksanaan tugas Bidang Industri Logam Mesin Elektronika Telematika dan Agro dengan cara membandingkan antara rencana operasional dan tugas-tugas yang telah dilaksanakan sebagai bahan laporan kegiatan dan rencana yang akan datang;

g.    membuat laporan Kinerja Bidang Industri Logam Mesin Elektronika Telematika dan Agro sesuai dengan tugas yang telah dilaksanakan secara berkala untuk meningkatkan kinerja Bidang Industri Logam Mesin Elektronika Telematika dan Agro; dan

h.   melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan pimpinan baik lisan maupun tertulis.

 

 (2)      Bidang Industri Logam Mesin Elektronika Telematika dan Agrodipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris.

 

Pasal  224

 

Bidang Industri Logam Mesin Elektronika Telematika dan Agroterdiri dari :

a.        Seksi Industri Logam dan Mesin;

b.       Seksi Industri Elektronika dan Telematika; dan

c.        Seksi Industri Agro.

 

Pasal 225

 

(1)   Seksi Industri Logam dan Mesin mempunyai tugas :

a.     merencanakan kegiatan Seksi Industri Logam dan Mesinberdasarkan rencana operasional Bidang Industri Logam Mesin Elektronika Telematika dan Agrosertaketentuan yang berlaku sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b.     mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas Seksi Industri Logam dan Mesin;

c.     membimbing pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Seksi Industri Logam dan Mesinsesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;

d.     memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan Seksi Industri Logam dan Mesinsesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku agar terhindar dari kesalahan;

e.      memberikan bimbingan teknis produksi, diversifikasi produk dan mutu produksi sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan daya saing Industri Kecil dan Menengah di bidang Industri Logam dan Mesin;

f.       memberikan rekomendasi Izin Usaha Industri (IUI), Izin Perluasan Usaha Industri (IPUI), Izin Usaha Kawasan Industri  (IUKI), dan Izin Perluasan Kawasan Industri (IPKI) bagi industri kecil dan menengah sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar terwujudnya tertib administrasi di bidang Industri Logam dan Mesin;

g.      memberikan bantuan alat dan bahan dalam pembinaan dan pengembangan industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan kemampuan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di bidang Industri Logam dan Mesin;

h.     menyiapkan bahan dan petunjuk bimbingan teknis peningkatan keterampilan pengusaha industri logam dan mesin sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;

i.       memberikan bimbingan manajemen pengelolaan usaha industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan kemampuan usaha di bidang Industri Logam dan Mesin;

j.       memberikan bimbingan teknis bagi IKM sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan kemampuan dan produktifitas IKM di bidang Industri Logam dan Mesin;

k.     mengoordinasikan dan memfasilitasi, memberikan informasi kemitraan atara pengusaha kecil, menengah dan besar sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar terjalin kemitraan usaha di bidang Industri Logam dan Mesin;

l.       mengelola Denpasar Desain Center (DDC) meliputi pelayanan teknis, memelihara mesin dan peralatan, membuat sample barang yang berorientasi pasar dan menerima jasa pembuatan barang hasil industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk menunjang dan membantu pengembangan desain untuk IKM di bidang Industri Logam dan Mesin;

m.    memberikan motivasi kepada pengusaha industri dalam pengembangan usaha melalui inovasi dan penerapan teknologi sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar tercapainya peningkatan mutu Industri Logam dan Mesin;

n.     melaksanakan pengawasan dan peningkatan mutu produksi melalui pembinaan dan penerapan manajemen partisipatif sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk stabilitas mutu agar daya saing meningkat di bidang Industri Logam dan Mesin;

o.      membentuk dan memelihara gugus kendali mutu perusahaan yang telah terbentuk melalui klinik gugus kendali mutu (GKM) sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk merawat GKM perusahaan agar berkelanjutan di bidang Industri Logam dan Mesin;

p.     menerapkan standar mutu produksi melalui pembinaan ISO dan SNI sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk menjamin standar produk agar persaingan usaha sehat tercapai di bidang Industri Logam dan Mesin;

q.      melaksanakan monitoring dan menyusun laporan informasi industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk mengetahui tingkat perkembangan industri agar mudah diakses masyarakat di bidang Industri Logam dan Mesin;

r.      mengevaluasi pelaksanaan tugas di lingkungan Seksi Industri Elektronika dan Telematika dengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja dimasa mendatang;

s.     menyusun laporan pelaksanaan tugas di lingkungan Seksi Industri Elektronika dan Telematika sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku untuk pertanggungjawaban dan rencana yang akan datang; dan

t.      melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan baik lisan maupun tertulis.

 

(2)   Seksi Industri Elektronika dan Telematika mempunyai tugas :

a.     merencanakan kegiatan Seksi Industri Elektronika dan Telematika berdasarkan rencana operasional Bidang Industri Logam Mesin Elektronika Telematika dan Agrosertaketentuan yang berlaku sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b.     mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas Seksi Industri Elektronika dan Telematika;

c.     membimbing pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Seksi Industri Elektronika dan Telematika sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;

d.     memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan Seksi Industri Elektronika dan Telematika sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku agar terhindar dari kesalahan;

e.      memberikan bimbingan teknis produksi, diversifikasi produk dan mutu produksi sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan daya saing Industri Kecil dan Menengah di bidang Industri Elektronika dan Telematika;

f.       memberikan rekomendasi Izin Usaha Industri (IUI), Izin Perluasan Usaha Industri (IPUI), Izin Usaha Kawasan Industri  (IUKI), dan Izin Perluasan Kawasan Industri (IPKI) bagi industri kecil dan menengah sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar terwujudnya tertib administrasi di bidang Industri Elektronika dan Telematika;

g.      memberikan bantuan alat dan bahan dalam pembinaan dan pengembangan industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan kemampuan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di bidang Industri Elektronika dan Telematika;

h.     menyiapkan bahan dan petunjuk bimbingan teknis peningkatan keterampilan pengusaha industri elektronika dan telematika sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;

i.       memberikan bimbingan manajemen pengelolaan usaha industri sesuai dengan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan kemampuan usaha di bidang Industri Elektronika dan Telematika;

j.       memberikan bimbingan teknis bagi IKM sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan kemampuan dan produktifitas IKM di bidang Industri Elektronika dan Telematika;

k.     mengoordinasikan dan memfasilitasi, memberikan informasi kemitraan atara pengusaha kecil, menengah dan besar sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar terjalin kemitraan usaha di bidangIndustri Elektronika dan Telematika;

l.     mengelola Denpasar Technoparkmeliputi pelayanan teknis, dan memelihara peralatan, sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk menunjang dan membantu pengembangan industri Elektronika dan Telematika di Kota Denpasar;

m.    memberikan motivasi kepada pengusaha industri dalam pengembangan usaha melalui inovasi dan penerapan teknologi sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar tercapainya peningkatan mutu Industri Elektronika dan Telematika;

n.     melaksanakan pengawasan dan peningkatan mutu produksi melalui pembinaan dan penerapan manajemen partisipatif sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk stabilitas mutu agar daya saing meningkat di bidang Industri Elektronika dan Telematika;

o.      membentuk dan memelihara gugus kendali mutu perusahaan yang telah terbentuk melalui klinik gugus kendali mutu (GKM) sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk merawat GKM perusahaan agar berkelanjutan di bidang Industri Elektronika dan Telematika;

p.     menerapkan standar mutu produksi melalui pembinaan ISO dan SNI sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk menjamin standar produk agar persaingan usaha sehat tercapai di bidang Industri Elektronika dan Telematika;

q.      melaksanakan monitoring dan menyusun laporan informasi industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk mengetahui tingkat perkembangan industri agar mudah diakses masyarakat di bidang Industri Elektronika dan Telematika;

r.      mengevaluasi pelaksanaan tugas di lingkungan Seksi Industri Elektronika dan Telematika dengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja dimasa mendatang;

s.     menyusun laporan pelaksanaan tugas di lingkungan Seksi Industri Elektronika dan Telematika sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku untuk pertanggungjawaban dan rencana yang akan datang; dan

t.      melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan baik lisan maupun tertulis

 

(3)   Seksi Industri Agromempunyai tugas :                

a.     merencanakan kegiatan Seksi Industri Agroberdasarkan rencana operasional Bidang Industri Logam Mesin Elektronika Telematika dan Agrosertaketentuan yang berlaku sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b.     mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas Seksi Industri Agro;

c.     membimbing pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Seksi Industri Agrosesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;

d.     memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan Seksi Industri Agrosesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku agar terhindar dari kesalahan;

e.      memberikan bimbingan teknis produksi, diversifikasi produk dan mutu produksi sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan daya saing Industri Kecil dan Menengah di bidang Industri Agro;

f.       memberikan rekomendasi Izin Usaha Industri (IUI), Izin Perluasan Usaha Industri (IPUI), Izin Usaha Kawasan Industri  (IUKI), dan Izin Perluasan Kawasan Industri (IPKI) bagi industri kecil dan menengah sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar terwujudnya tertib administrasi dibidang Industri Agro;

g.      memberikan bantuan alat dan bahan dalam pembinaan dan pengembangan industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan kemampuan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di bidang Industri Agro;

h.     menyiapkan bahan dan petunjuk bimbingan teknis peningkatan keterampilan pengusaha industri agro sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;

i.       memberikan bimbingan manajemen pengelolaan usaha industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan kemampuan usaha di bidang Industri Agro;

j.       memberikan bimbingan teknis bagi IKM sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk meningkatkan kemampuan dan produktifitas IKM di bidang Industri Agro;

k.     mengoordinasikan dan memfasilitasi, memberikan informasi kemitraan atara pengusaha kecil, menengah dan besar sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar terjalin kemitraan usaha dibidang Industri Agro;

l.       mengelola Denpasar Desain Center (DDC) meliputi pelayanan teknis, memelihara mesin dan peralatan, membuat sample barang yang berorientasi pasar dan menerima jasa pembuatan barang hasil industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk menunjang dan membantu pengembangan desain untuk IKM di bidang Industri Agro;

m.    memberikan motivasi kepada pengusaha industri dalam pengembangan usaha melalui inovasi dan penerapan teknologi sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar tercapainya peningkatan mutu Industri Agro;

n.     melaksanakan pengawasan dan peningkatan mutu produksi melalui pembinaan dan penerapan manajemen partisipatif sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk stabilitas mutu agar daya saing meningkat di bidang Industri Agro;

o.      membentuk dan memelihara gugus kendali mutu perusahaan yang telah terbentuk melalui klinik gugus kendali mutu (GKM) sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk merawat GKM perusahaan agar berkelanjutan di bidang Industri Agro;

p.     menerapkan standar mutu produksi melalui pembinaan ISO dan SNI sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk menjamin standar produk agar persaingan usaha sehat tercapai di bidang Industri Agro;

q.      melaksanakan monitoring dan menyusun laporan informasi industri sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk mengetahui tingkat perkembangan industri agar mudah diakses masyarakat di bidang Industri Agro;

r.      mengevaluasi pelaksanaan tugas di lingkungan Seksi Industri Agrodengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja dimasa mendatang;

s.     menyusun laporan pelaksanaan tugas di lingkungan Seksi Industri Agrosesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku untuk pertanggungjawaban dan rencana yang akan datang; dan

t.      melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan baik lisan maupun tertulis.

      

(4)   Masing-masing Seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Industri Logam Mesin Elektronika Telematika dan Agro.

 


Facebook
Twitter